Hold me, you shall never ever see me
Blankets will not hesitate me
Flowers shan’t even wake
Kiss me, ‘tis the last time you may see me
‘Tis the last time light shall harm me
I shall cry myself to death
Funny, how you never shared your love to me
Lovely, oh the light I can see
It’s gleaming in my eyes
Like when you..
Burned me, tear my skin off and leave me
‘Tis the last time you may hold me
‘Tis the last time I shall say
‘good bye’
streaming : http://www.myspace.com/ffrau
Monday, 11 July 2011
Lirik : Frau - Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa
Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Di gigir yang curam dan dunia tertinggal, gelap membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh
Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan
Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan
Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, telah bercinta di luar angkasa
Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Di gigir yang curam dan dunia tertinggal, gelap membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh
Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan
Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan
Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, telah bercinta di luar angkasa
Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa
Subscribe to:
Posts (Atom)